Minggu, 04 Mei 2014

***SELAMAT DATANG SEDULUR SEMUA DI PERHELATAN AKBAR SILATURAHIM NASIONAL KAMPUS WONG ALUS KE-2 CANDI MENDUT JAWA TENGAH, JUM’AT & SABTU22-23 APRIL 2011***


Bismillah ku mulai kalam untuk mengunduh berkah

Kuhirup nafas dedalam ku panjatkan hamdallah

Rahmat keagungan dan juga keselamatan

Moga terlimpah curah pada Nabi kecintaan

Dalam kehendak manusia terbagi dua

Yang pertama sungguh menginginkan dunia

Yang kedua gemar merindukan akhiratnya

Kawan duhai kawan pilihlah yang kedua

Dunia dan akhirat bagai debu dan sahara

Terlampau jauh dalam hal perbedaannya

Begitu pula dalam hal keuntungannya

Namun banyak manusia tertipu tak berdaya

Cinta dunia pangkal segala bencana

Cinta akhirat permulaan yang mulia

Dunia tempat singgah yang penuh dengan godaan

Akhirat tempat kembali sungguh penuh kenikmatan

Nikmat akhirat dilimput keabadian

Tak lekang oleh ruang tak lapuk oleh zaman

Sebagai balasan atas semua perbuatan

Kecil ataupun besar semua tak terlewatkan

Godaan dunia sungguh beraneka warna

Membuat manusia lupa asal muasalnya

Mencemar jiwa hilanglah kemurniannya

Mengeruh wajah musnahlah cahayanya

Godaan terbesar pria adalah para wanita

Godaan terbesar wanita yakni cinta akan harta

Perhatikan niatmu kawan teliti setiap keinginan

Adakah Allah disana sebagai maksud dan tujuan

Banyak niat tersembunyi yang tiada kau sadari

Muncul ke permukaan hati saat sesuatu terjadi

Cepat-cepatlah ingat tuluskan semua niat

Jadikan keterjadian agar kau bertambah dekat

Gerak mendekat padaNya sebuah penyucian

Menjauh dariNya bertumbuhnya kekotoran

Hilangkan dirimu, tegaskan Dia adanya

Benamkan dirimu dalam lautan cintaNya

Tiada daya dan tiada kekuatan

Cukuplah Dia kokoh sebagai tambatan

Hati yang rindu akan sebuah perjumpaan

Mengalir air mata betapa ingin menatapNya

@@@

“Allah puji bagiMu puji yang sederhana

Mengalun dari jiwa hamba yang penuh dosa

Tarik hamba genggam hamba jangan Engkau lepaskan

Hancur lebur diri hamba tatkala Kau tinggalkan

Allah puji bagiMu puji dalam rahmatMu

Segala kesempurnaan sungguh hanya milikMu

Hamba fakir, hamba fana, hanyut dalam WujudMu

Baqa hamba, wujud hamba, tergantung kuasaMu

Allah puji bagiMu ku bersyukur padaMu

Atas sgala sempurna yang kau titipkan padaku

Ku rela Kau perlakukan sesuai kehendakMu

Sungguh Engkau Tahu, benarlah aku tak tahu

Apapun yang Kau beri, apapun yang terjadi

Selalu lah yang terbaik, meski meremas hati

Kuatkan aku Allah, untukMu aku bersabar

Dekatkan aku Allah, meski diri ini terbakar

Ku lemah tak berdaya, tatkala tanggung derita

Berkat cintaMu sungguh aku kuat menerima

Berserah sepenuhnya, cukuplah Engkau pelita

Selain Mu duhai Allah, ku tak ingin apa-apa

Akhirnya ku memuji puji Alhamdulillah

Shalawat dan salam pada Rasul syafa’ah

Munajatku hanya munajat yang sungguh tiada pantas

Berharap ku berharap diri lekas terbebas”

Duhai kawan jagalah jiwa slalu berserah

Berlomba-lomba dalam ikhlas beribadah

Yang terutama shalat, jangan sampai terlambat

Daraslah Quran Mulia, sepenuh rasa menghayat

Zikir seiring nafas penghancur nafsu yang keras

Angkat Laa dari pusar hingga kepala teratas

Hantamkan ilaha pada lambung yang kanan

Ke kiri tepat jantung, illallah kuat kau hunjamkan

Segala dalam Islam, hanya empat tujuan

Pertama kesucian, kedua kedermawanan

Ketiga keadilan, keempat kerendahan hati

Islam dalam satu makna, adalah ikhlas mengabdi

Inilah akhir kalam yang penuh keterbatasan

Dari hamba al fakir, Muhammad Zainur Rakhman

Moga jadi amalan, moga mendapat ampunan

Berikut ayah bunda, serta istri kesayangan

(Dua Rajab 1431 Hijriyah)

@@@

–Ki Ageng Mantyasih
hammadzn@gmail.com–

Tidak ada komentar:

Posting Komentar