Assalamu alaikum sedulur semua.
menindak lanjuti rencana kumpul2 KWA Pekalongan,maka hasil keputusan yg diambil adalah sbb:
Pertemuan kwa Pekalongan akan di adakan pada~
hari: sabtu 5 peb.2011
pada jam 1.00 siang(sudah harus ditempat)
tempat: Abah Hikam (mas Rohman) sapu garut Gg.13 buaran.Pekalongan selatan.
acara:
~pembukaan dan sambutan tuan rumah
~perkenalan
~pembukaan wadag batin(utk mempermudah mempelajari suatu keilmuan)
~pengijazahan dzikir nafas
~praktek bekam
~istirahan dan sholat asar
~konsultasi,dll.
~penutup dan salam perpisahan.
acara ini akan dipandu abah hikam sendiri,dan di harapkan bagi sedulur2 yg mau hadir supaya datang tepat waktu.
wassalam
ttd.
Abah hikam
Kamis, 01 Mei 2014
MAKNA AYAT
KI GENTAR ALAM
Bismillahirroh manirrohim.
LAISA LAHA MIN DUU NILLAHI KASYIFAH. Artinya selain allah, tiada yg
bisa mengangkat derita itu. Di baca 1.153x setiap dapat 100x, baca doa di bawah ini 3x:
BISMILLAHIRROHMANNIRROHIM.ALLAHUMMA BIHAQQI HADZIHIL AYATISY,SYARIFATI WAMA HAULAHA MINAL ASRORIL,MUNIFATI AN TASHRIFA’ANNI KAIDA(….sebut nama yg menzalimi klo gak tau lan jut aja.
WASYARROH ALLAHUMMARDUD KAIDAHU FI NAHRIH,ALLAHUMMA ASYGHILHU ‘ANNI BI SYAGHILIN LA YASTATHI’U RODDAHU YA ALLAH.
Setelah selesai keseluruhan baca ayat ini…
BISMILLAHIRROHMANIRROHIM…,SALAMUN QAULAM MIR ROBBIROHIM 818x di baca diatas jam 11 malam.
Insyallah segala guna2yg di kirim akan kembali ke pengirim 10xlipat
kekuatanya….semoga bermanfaat….
(BISMILLAHIRROHMANNIRROHIM.ALLAHUMMA BIHAQQI HADZIHIL
AYATISY,SYARIFATI WAMA HAULAHA MINAL ASRORIL,MUNIFATI AN TASHRIFA’ANNI KAIDA(….sebut nama yg menzalimi klo gak tau lan jut aja.
WASYARROH ALLAHUMMARDUD KAIDAHU FI NAHRIH,ALLAHUMMA ASYGHILHU ‘ANNI BI SYAGHILIN LA YASTATHI’U RODDAHU YA ALLAH.)
Salam kwa, Panji Hitam kwa 1707, saya ingin tau apakah makna ayat
diatas? dan dari surah apa? ayat keberapa?
Terima kasih…
Bismillahirroh manirrohim.
LAISA LAHA MIN DUU NILLAHI KASYIFAH. Artinya selain allah, tiada yg
bisa mengangkat derita itu. Di baca 1.153x setiap dapat 100x, baca doa di bawah ini 3x:
BISMILLAHIRROHMANNIRROHIM.ALLAHUMMA BIHAQQI HADZIHIL AYATISY,SYARIFATI WAMA HAULAHA MINAL ASRORIL,MUNIFATI AN TASHRIFA’ANNI KAIDA(….sebut nama yg menzalimi klo gak tau lan jut aja.
WASYARROH ALLAHUMMARDUD KAIDAHU FI NAHRIH,ALLAHUMMA ASYGHILHU ‘ANNI BI SYAGHILIN LA YASTATHI’U RODDAHU YA ALLAH.
Setelah selesai keseluruhan baca ayat ini…
BISMILLAHIRROHMANIRROHIM…,SALAMUN QAULAM MIR ROBBIROHIM 818x di baca diatas jam 11 malam.
Insyallah segala guna2yg di kirim akan kembali ke pengirim 10xlipat
kekuatanya….semoga bermanfaat….
(BISMILLAHIRROHMANNIRROHIM.ALLAHUMMA BIHAQQI HADZIHIL
AYATISY,SYARIFATI WAMA HAULAHA MINAL ASRORIL,MUNIFATI AN TASHRIFA’ANNI KAIDA(….sebut nama yg menzalimi klo gak tau lan jut aja.
WASYARROH ALLAHUMMARDUD KAIDAHU FI NAHRIH,ALLAHUMMA ASYGHILHU ‘ANNI BI SYAGHILIN LA YASTATHI’U RODDAHU YA ALLAH.)
Salam kwa, Panji Hitam kwa 1707, saya ingin tau apakah makna ayat
diatas? dan dari surah apa? ayat keberapa?
Terima kasih…
AJI TUNGGUL WISESO (Mahabah umum)
Banyulumut
denjati@yahoo.co.id
Assalamualaikum..wrwbkt. Salam hormat, takzim dan salam komando kwa… bwt ki alus, Ki BC, poro sesepuh dan sedulur KWA, seblumnya kami mohon maaf, kami ingin berbagi sedikit pengetahuan/pengijazahan tentang aji pengasihan sebagai perbendaharaan kazhanah budaya nusantara di tanah jawa. Konon ilmu ini diciptakan oleh sosok Ratu lelembut tanah jawa, inilah mantranya :
Bismillah…
“CUNG CUNG PANGINCUNG AMATEK AJIKU TUNGGUL WISESO SOPO TUMEKO MARING BADAN INGSUN DADYO WELAS DADYO ASIH, ONO LOR DADYO ASIH, ONO KIDUL DADYO ASIH, ONO WETAN DADYO ASIH, ONO KULON DADYO ASIH, TEKO WELAS TEKO ASIH SAKING KERSANING ALLAH”
Laku :
1. Niat iklhas
2. Mandi kembang staman pd tengah malam
3. Puasa sunah 3 hari yg diawali pd weton/hr kelahiran kita
4. Baca amalan ini selama 11 hari sebanyak 11 x setiap tengah malam
Setelah laku tersebut baca amalan diatas setiap habis shalat fardhu sbanyak 3 x. Tanda bahwa ilmu ini sudah menyatu biasanya akan didatangi sesosok ratu didalam mimpi.
Kegunaan :
- Daya pengasih untuk sesama manusia baik pria/wanita
- Daya pengasih untuk bangsa lelembut
Saran :
Selalu iringi amalan diatas dg membaca ayat kursy setiap sehabis shalat fardhu sebanyak 11 x. @@@
AJI PENGASIHAN GUNUNG WALAT
(Mahabah Umum)
Awalnya Ilmu pengasihan ini kami dapatkan dari seorang sesepuh tanah pasundan yg tepatnya di Gunung walat cibadak sukabumi, inilah bacaanya :
Bismillah…
“ DOAKU DOA MARAS, MARAS ALLOH BAGINDA RASULULLOH TUNDUK KASIH SAYANG MANUSIA SAMPAR JAGAD DIBAWAH TELAPAK KAKI SAYA, BAROKAH DOA LAAILLAHAA ILLAULOH BAROKAH DOA MUHAMMADARASULULLOH”
Laku :
- Niat iklhas
- Awali dg Mandi Kembang setaman pd tengah malam
- Baca amalan diatas setiap sehabis shalat fardhu sbanyak 7 x
- Lanjutkan dg membaca Laaillahaa illauloh muhammadarasululloh sebanyak 313 x
Manfaat :
- Daya tarik sesama manusia
Demikian sedikit pengetahuan yg kami miliki mohon maaf kpd poro sedulur semua atas kekurang/ ketidaktahuan kami. Semoga dpt bermanfaat dunia dan Akhirat. Salam Rahayu. @@@
denjati@yahoo.co.id
Assalamualaikum..wrwbkt. Salam hormat, takzim dan salam komando kwa… bwt ki alus, Ki BC, poro sesepuh dan sedulur KWA, seblumnya kami mohon maaf, kami ingin berbagi sedikit pengetahuan/pengijazahan tentang aji pengasihan sebagai perbendaharaan kazhanah budaya nusantara di tanah jawa. Konon ilmu ini diciptakan oleh sosok Ratu lelembut tanah jawa, inilah mantranya :
Bismillah…
“CUNG CUNG PANGINCUNG AMATEK AJIKU TUNGGUL WISESO SOPO TUMEKO MARING BADAN INGSUN DADYO WELAS DADYO ASIH, ONO LOR DADYO ASIH, ONO KIDUL DADYO ASIH, ONO WETAN DADYO ASIH, ONO KULON DADYO ASIH, TEKO WELAS TEKO ASIH SAKING KERSANING ALLAH”
Laku :
1. Niat iklhas
2. Mandi kembang staman pd tengah malam
3. Puasa sunah 3 hari yg diawali pd weton/hr kelahiran kita
4. Baca amalan ini selama 11 hari sebanyak 11 x setiap tengah malam
Setelah laku tersebut baca amalan diatas setiap habis shalat fardhu sbanyak 3 x. Tanda bahwa ilmu ini sudah menyatu biasanya akan didatangi sesosok ratu didalam mimpi.
Kegunaan :
- Daya pengasih untuk sesama manusia baik pria/wanita
- Daya pengasih untuk bangsa lelembut
Saran :
Selalu iringi amalan diatas dg membaca ayat kursy setiap sehabis shalat fardhu sebanyak 11 x. @@@
AJI PENGASIHAN GUNUNG WALAT
(Mahabah Umum)
Awalnya Ilmu pengasihan ini kami dapatkan dari seorang sesepuh tanah pasundan yg tepatnya di Gunung walat cibadak sukabumi, inilah bacaanya :
Bismillah…
“ DOAKU DOA MARAS, MARAS ALLOH BAGINDA RASULULLOH TUNDUK KASIH SAYANG MANUSIA SAMPAR JAGAD DIBAWAH TELAPAK KAKI SAYA, BAROKAH DOA LAAILLAHAA ILLAULOH BAROKAH DOA MUHAMMADARASULULLOH”
Laku :
- Niat iklhas
- Awali dg Mandi Kembang setaman pd tengah malam
- Baca amalan diatas setiap sehabis shalat fardhu sbanyak 7 x
- Lanjutkan dg membaca Laaillahaa illauloh muhammadarasululloh sebanyak 313 x
Manfaat :
- Daya tarik sesama manusia
Demikian sedikit pengetahuan yg kami miliki mohon maaf kpd poro sedulur semua atas kekurang/ ketidaktahuan kami. Semoga dpt bermanfaat dunia dan Akhirat. Salam Rahayu. @@@
MENYEBERANGI PADANG PASIR KEHIDUPAN BERSAMA GURU TERCINTA
Diterjemahkan dari Crossing The Desert of Life
Ditulis Oleh: M. R. Bawa Muhaiyaddeen
Penerjemah Dimas Tandayu
Sayangku, cucu-cucuku, anak-anakku, putra-putriku. Maukah kau ikut denganku ke Arabia? Sejauh kau memandang, yang terlihat hanyalah padang pasir. Lihat bagaimana angin menghembuskan pasir hingga menjadi sebuah gurun. Beberapa tebing bebatuan ada disini dan disana, dan biasanya terdapat semak-semak berduri atau pohon kurma, tetapi saat ini dapatkah kita melihat air, orang-orang, perkampungan, atau kehidupan lainnya?. Kemanapun kita memandang, kita hanya melihat pasir, batu-batu dan cakrawala yang menjulang. Jika manusia terdampar disini, dia akan berhadapan dengan badai gurun, angin topan dan matahari yang menyengat.
Cucu-cucuku, berkenala sepanjang padang pasir ini akan menjadi sangat sulit. Dapatkah kau rasakan kakimu tenggelam kedalam pasir setiap kali kau melangkah? Kau harus mengangkatnya pada setiap langkahmu. Oh, lihat disana, diujung cakrawala. Dapatkah kau melihat burung unta berlari bergerombol menelusuri gurun? Mereka bisa berlari hingga dua puluh kilometer perjam. Kita tidak dapat berlari secepat itu. Kenyataannya, kaki kita terasa sangat berat dipasir dan menyulitkan kita untuk berjalan. Tetapi kita harus terus bergerak, karena jika kita diam disini kita akan mati. Kita harus mencari air sebelum badai gurun datang. Jangan sampai keletihan, kita tidak boleh membuang waktu. Kita harus terus berjalan.
Awas nak! banyak kalajengking dan ular di dekat batu itu. Beberapa ular adalah jenis ular yang berjalan merayap kesamping ketika menyusuri pasir. Lihat, kau juga bisa melihat beberapa iguana dan tikus, dan disebelah sana ada seekor rubah. Bagaimanapun juga mereka semua bisa hidup di padang pasir ini. Tetapi sangatlah tidak mungkin bagi manusia untuk bisa bertahan hidup di sini dimana mataharinya sangat menyengat dan tanahnya yang tandus, dengan hanya beberapa pohon saja yang bisa memberi keteduhan.
Cucu-cucuku, mari kita berjalan menuju gunung bebatuan diujung sana. Lihat! Apakah kau melihat asap yang datang dari sana? Ayo kita berjalan lebih dekat lagi. Sekarang mata kita bisa melihat dua atau tiga tenda dengan kuda dan unta yang diikat di luar. Tetap berjalan, kita hampir sampai disana. Sepertinya beberapa keluarga nomad hidup di sini. Mereka pasti berasal dari suku yang hidup di padang pasir. Para nomad biasanya dipandang rendah dan digolongkan kedalam kasta yang rendah oleh mereka yang menggolongkan diri mereka sebagai kasta yang tinggi. Tetapi mereka ini sangatlah baik dan bijaksana. Lihat bagaimana mereka mendatangi kita dan menawari kita makanan dan air dari kendi-kendi mereka.
“Salam, mari bergabung dan makan bersama kami. Apa yang membawa kalian kemari?
“Kami datang untuk menjelajahi padang pasir. Dan kami belum bertemu seseorang pun sampai Tuhan membimbing kami kepadamu.”
“Sahabatku, kau membutuhkan air untuk perjalananmu. Hanya terdapat sedikit mata air di daerah ini, tetapi kami bisa memberitahu kepadamu bagaimana untuk menemukan mata air itu. Kami juga bisa mengarahkanmu kepada beberapa orang yang memiliki rumah di gunung terdekat. Kau selayaknya bisa menemukan mereka dengan mudah, tetapi jangan dengan berjalan kaki. Silahkan bawa kuda-kuda dan unta-unta kami, mereka terlatih untuk berjalan di gurun dan akan membuat perjalanan kalian lebih mudah. Kami menungganginya kemanapun kami pergi.”
Cucu-cucuku, apakah kau tidak bertanya-tanya bagaimana mereka menemukan makanan di tanah yang panas dan tandus ini? Ayo kita tanya tuan rumah kita. Kita bisa belajar sesuatu jika kita mendengarkan dengan penuh perhatian apa yang ia katakan kepada kita.
“Kami memakan binatang yang hidup di gurun, burung-burung unta dan unta-unta, beberapa sapi liar dan beberapa ayam. Kadang-kadang kami menangkap sejenis kambing gunung yang memakan rumput pada bebatuan. Dimanapun kami menemukan air, kami menggali sumur, mengisi kendi-kendi kami, dan membawanya kembali ke tenda kami. Kami juga mendapatkan susu dari unta-unta kami. Bagaimapun kami memutuskan untuk tetap disini.Hidup mungkin sulit, tetapi kami tidak pernah kekurangan makanan. Tuhan selalu mencukupi kebutuhan kami.
Cucu-cucuku, ayo kita minum sedikit air dari kendi-kendi ini. Lihat, airnya sebening kristal dengan bayangan agak kebiru-biruan.Mmmm, rasanya begitu segar dan nikmat. Siramkan sedikit ke badanmu. Air itu akan menghilangkan keringatmu dan mendinginkanmu. Ahh, begitu segarnya.
Cucu-cucuku, perjalanan hidup kita sama seperti berjalan mengarungi padang pasir. Kita harus menyeberangi lautan ilusi dan kemudian menyeberangi padang pasir kehidupan. Hari ini kau telah mengalami kesulitan-kesulitan yang ada di kehidupan gurun, dan tetap saja banyak mahluk hidup disini yang hidup tanpa mengalami kesulitan. Unta-unta, burung-burung elang, rubah-rubah, dan ular-ular juga tidak kesulitan dengan badai gurun. Hanya manusia yang menderita. Binatang-binatang hidup hari demi hari, menerima apa saja yang mereka dapatkan setiap harinya. Mereka tidak memiliki kemampuan analisa yang bijak untuk mengetahui yang benar dan yang salah. Mereka memakan apapun yang diberikan kepada mereka, tanpa berpikir akan masa depan.
Tetapi manusia merasakannya sangat sulit. Ia mengumpulkan barang-barang dan menyimpannya untuk besok, hari setelah besok, dan juga untuk sepanjang hidupnya. Ia menimbun barang-barang untuk anaknya dan istrinya. Ia mengumpulkan begitu banyak barang-barang dan mengikat mereka menjadi sebuah timbunan besar. Dia membawa keburukan, hasrat, kegelapan, ikatan keturunan, ilusi, dan fanatisme. Apakah kau melihat bagaimana akan sulitnya bagi dia untuk berjalan menyeberangi padang pasir kehidupan dengan segala beban ini? Dia mencoba membawa muatan yang begitu berat, tetapi ia mendapati kesulitan karenanya bahkan untuk mengangkat kakinya sendiri. Binatang-binatang tidak membawa beban seperti itu. Kau lihat betapa mudahnya burung-burung unta berlari menyeberangi padang pasir. Manusia tidak dapat berlari secepat itu karena ia membawa begitu banyak timbunan beban. Dan seiring dengan waktu, badai gurun dari pikiran dan hasratnya berhembus melawan dirinya dan menekannya ke dalam. Betapa menderitanya ia!
Bahkan jika manusia memutus untuk berenang menyeberangi lautan ilusi, ketika ia telah gagal keluar dari daratan padang pasir ini, gundukan pasir menimpanya dari atas dirinya dan ia mati dalam neraka. Lalu rubah-rubah, anjing-anjing liar, tikus-tikus besar akan memangsa jasadnya. Manusia datang ke padang pasir kehidupan dengan sifat-sifat neraka, dan neraka menunggunya disana, siap untuk memangsanya.
Sayangku, cucu-cucuku. Kita harus berenang menyeberangi lautan ilusi, menyeberangi padang pasir kehidupan, dan menaiki gunung bebatuan dari pikiran. Kita harus menghindar dari semak-semak berduri yang merupakan sifat-sifat beracun yang berkembang didalam pikiran kita. Kita harus menghindar dari sifat jahat yang menyambar untuk memangsa kita, dan dari rubah-rubah, anjing-anjing liar, burung bangkai, singa-singa, harimau-harimau, dan beruang yang siap untuk mencabik tubuh kita. Kita harus menghindar dari setan yang berkeinginan amat besar untuk menelan kita.
Anakku, pada perjalanan ini kita belajar betapa sulitnya kehidupan di padang pasir. Tetapi kaum nomad yang kita temui tidak mengalami kesulitan yang berarti. Mereka sangat bahagia hidup disini, karena mereka mengetahui bagaimana untuk bertahan hidup di tanah yang tandus dan kering ini. Mereka memiliki unta-unta dan kuda-kuda untuk membawa mereka di padang pasir, mereka memiliki tenda yang memberi mereka tempat berlindung, dan mereka mengetahui bagaimana dan dimana untuk mencari makanan. Mereka bisa memberi kita kenyamanan dan menunjukkan kita bagaimana menemukan air. Kita menderita karena kehausan, karena kita tidak menyadari bahwa terdapat air di tempat kita berjalan. Tetapi mereka mengetahui.
Cucu-cucuku, sebagaimana ada manusia yang mengetahui bagaimana untuk hidup di padang pasir, terdapat beberapa manusia bijak yang mengetahui bagaimana caranya menjelajahi padang pasir kehidupan. Manusia yang bijak tidak menemukan kesulitan dalam perjalanan ini, karena ia berjalan pada keimanan, keteguhan, kebenaran, kebersamaan, dan cinta. Dia berjalan pada kearifan, sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan Tuhan, yang dapat bergerak sangat cepat. Anakku, manusia seperti itu akan membantu memudahkan perjalananmu dengan menawarimu bentuk perjalanan yang sama.
Sebagaimana suku nomad bisa memberitahu dimana kita dapat menemukan makanan dan air, manusia bijak bisa memberitahu kita dimana menemukan kebenaran. Dia bisa menunjukkan kepada kita bagaimana untuk meringankan kelelahan, kelaparan, kehausan dan bagaimana membuat perjalanan kita menjadi mudah. Dia akan menjelaskan dan menunjukkan setiap jalan dan setiap langkah yang ada diperjalanan. Dia akan menunjukkan kepada kita bagaimana caranya menyeberangi lautan ilusi, bagaimana menyeberangi padang pasir kehidupan, dan bagaimana untuk menghindar dari binatang ketidaktahuan. Dia akan menunjukkan kepada kita, “Ini adalah sifat-sifat baik, Ini adalah sifat bijak, inilah Tuhan.” Manusia bijak akan mengajarkan kepada kita bagaimana menjalani hidup kita, bagaimana menghalau ketidaktahuan dan menghindari kecelakaan, bagaimana menghindar dari angin topan, dan akhirnya bagaimana mencapai kebebasan bagi jiwa kita dan membangun hubungan menuju Tuhan. Manusia bijak mengetahui semua ini. Dan ketika kau berjalan bersamanya menyeberangi padang pasir kehidupan, kau akan menemukan perjalananmu lebih mudah karena bantuannya.
Sayangku, cucu-cucuku, tolong pikirkan dalam-dalam tentang hal ini. Kau harus menemukan manusia bijak seperti ini, seseorang yang telah menyeberangi padang pasir ini dan mengetahui jalannya. Dia akan menolongmu pada setiap jalan. Sangatlah sulit untuk menemukan manusia sejati. Hal ini telah terbukti dimasa lalu, terbukti di masa sekarang, dan akan tetap terbukti di masa yang akan datang. Memang sulit untuk menemukan seseorang yang mengetahui jalannya. Juga cukup sulit untuk menemukan makanan dan air yang kau butuhkan, tetapi kamu harus belajar bagaimana caranya. Kau jangan berharap keajaiban untuk membantumu. Apa gunanya keajaiban jika kau tidak bisa keluar dari padang pasir?
Cucu-cucuku, padang pasir kehidupan penuh dengan binatang-binatang. Jika kau tidak melewati padang pasir ini, kau akan mati dan menjadi makanan untuk rubah-rubah dan setan. Tetapi jika kamu menemukan manusia yang bijak, kau akan berhasil dalam menyeberangi padang pasir kehidupanmu dengan kebahagiaan, cinta dan kegembiraan. Itu adalah keajaiban yang sebenarnya. Keajaiban yang terjadi didalam diri, bukan sesuatu yang orang-orang melakukannya dari luar. Tolong mengerti hal ini, cucu-cucuku. Semoga Tuhan memberimu kearifan dan kejernihan hati untuk melakukan ini. Amin. @@@
Ditulis Oleh: M. R. Bawa Muhaiyaddeen
Penerjemah Dimas Tandayu
Cucu-cucuku, berkenala sepanjang padang pasir ini akan menjadi sangat sulit. Dapatkah kau rasakan kakimu tenggelam kedalam pasir setiap kali kau melangkah? Kau harus mengangkatnya pada setiap langkahmu. Oh, lihat disana, diujung cakrawala. Dapatkah kau melihat burung unta berlari bergerombol menelusuri gurun? Mereka bisa berlari hingga dua puluh kilometer perjam. Kita tidak dapat berlari secepat itu. Kenyataannya, kaki kita terasa sangat berat dipasir dan menyulitkan kita untuk berjalan. Tetapi kita harus terus bergerak, karena jika kita diam disini kita akan mati. Kita harus mencari air sebelum badai gurun datang. Jangan sampai keletihan, kita tidak boleh membuang waktu. Kita harus terus berjalan.
Awas nak! banyak kalajengking dan ular di dekat batu itu. Beberapa ular adalah jenis ular yang berjalan merayap kesamping ketika menyusuri pasir. Lihat, kau juga bisa melihat beberapa iguana dan tikus, dan disebelah sana ada seekor rubah. Bagaimanapun juga mereka semua bisa hidup di padang pasir ini. Tetapi sangatlah tidak mungkin bagi manusia untuk bisa bertahan hidup di sini dimana mataharinya sangat menyengat dan tanahnya yang tandus, dengan hanya beberapa pohon saja yang bisa memberi keteduhan.
Cucu-cucuku, mari kita berjalan menuju gunung bebatuan diujung sana. Lihat! Apakah kau melihat asap yang datang dari sana? Ayo kita berjalan lebih dekat lagi. Sekarang mata kita bisa melihat dua atau tiga tenda dengan kuda dan unta yang diikat di luar. Tetap berjalan, kita hampir sampai disana. Sepertinya beberapa keluarga nomad hidup di sini. Mereka pasti berasal dari suku yang hidup di padang pasir. Para nomad biasanya dipandang rendah dan digolongkan kedalam kasta yang rendah oleh mereka yang menggolongkan diri mereka sebagai kasta yang tinggi. Tetapi mereka ini sangatlah baik dan bijaksana. Lihat bagaimana mereka mendatangi kita dan menawari kita makanan dan air dari kendi-kendi mereka.
“Salam, mari bergabung dan makan bersama kami. Apa yang membawa kalian kemari?
“Kami datang untuk menjelajahi padang pasir. Dan kami belum bertemu seseorang pun sampai Tuhan membimbing kami kepadamu.”
“Sahabatku, kau membutuhkan air untuk perjalananmu. Hanya terdapat sedikit mata air di daerah ini, tetapi kami bisa memberitahu kepadamu bagaimana untuk menemukan mata air itu. Kami juga bisa mengarahkanmu kepada beberapa orang yang memiliki rumah di gunung terdekat. Kau selayaknya bisa menemukan mereka dengan mudah, tetapi jangan dengan berjalan kaki. Silahkan bawa kuda-kuda dan unta-unta kami, mereka terlatih untuk berjalan di gurun dan akan membuat perjalanan kalian lebih mudah. Kami menungganginya kemanapun kami pergi.”
Cucu-cucuku, apakah kau tidak bertanya-tanya bagaimana mereka menemukan makanan di tanah yang panas dan tandus ini? Ayo kita tanya tuan rumah kita. Kita bisa belajar sesuatu jika kita mendengarkan dengan penuh perhatian apa yang ia katakan kepada kita.
“Kami memakan binatang yang hidup di gurun, burung-burung unta dan unta-unta, beberapa sapi liar dan beberapa ayam. Kadang-kadang kami menangkap sejenis kambing gunung yang memakan rumput pada bebatuan. Dimanapun kami menemukan air, kami menggali sumur, mengisi kendi-kendi kami, dan membawanya kembali ke tenda kami. Kami juga mendapatkan susu dari unta-unta kami. Bagaimapun kami memutuskan untuk tetap disini.Hidup mungkin sulit, tetapi kami tidak pernah kekurangan makanan. Tuhan selalu mencukupi kebutuhan kami.
Cucu-cucuku, ayo kita minum sedikit air dari kendi-kendi ini. Lihat, airnya sebening kristal dengan bayangan agak kebiru-biruan.Mmmm, rasanya begitu segar dan nikmat. Siramkan sedikit ke badanmu. Air itu akan menghilangkan keringatmu dan mendinginkanmu. Ahh, begitu segarnya.
Cucu-cucuku, perjalanan hidup kita sama seperti berjalan mengarungi padang pasir. Kita harus menyeberangi lautan ilusi dan kemudian menyeberangi padang pasir kehidupan. Hari ini kau telah mengalami kesulitan-kesulitan yang ada di kehidupan gurun, dan tetap saja banyak mahluk hidup disini yang hidup tanpa mengalami kesulitan. Unta-unta, burung-burung elang, rubah-rubah, dan ular-ular juga tidak kesulitan dengan badai gurun. Hanya manusia yang menderita. Binatang-binatang hidup hari demi hari, menerima apa saja yang mereka dapatkan setiap harinya. Mereka tidak memiliki kemampuan analisa yang bijak untuk mengetahui yang benar dan yang salah. Mereka memakan apapun yang diberikan kepada mereka, tanpa berpikir akan masa depan.
Tetapi manusia merasakannya sangat sulit. Ia mengumpulkan barang-barang dan menyimpannya untuk besok, hari setelah besok, dan juga untuk sepanjang hidupnya. Ia menimbun barang-barang untuk anaknya dan istrinya. Ia mengumpulkan begitu banyak barang-barang dan mengikat mereka menjadi sebuah timbunan besar. Dia membawa keburukan, hasrat, kegelapan, ikatan keturunan, ilusi, dan fanatisme. Apakah kau melihat bagaimana akan sulitnya bagi dia untuk berjalan menyeberangi padang pasir kehidupan dengan segala beban ini? Dia mencoba membawa muatan yang begitu berat, tetapi ia mendapati kesulitan karenanya bahkan untuk mengangkat kakinya sendiri. Binatang-binatang tidak membawa beban seperti itu. Kau lihat betapa mudahnya burung-burung unta berlari menyeberangi padang pasir. Manusia tidak dapat berlari secepat itu karena ia membawa begitu banyak timbunan beban. Dan seiring dengan waktu, badai gurun dari pikiran dan hasratnya berhembus melawan dirinya dan menekannya ke dalam. Betapa menderitanya ia!
Bahkan jika manusia memutus untuk berenang menyeberangi lautan ilusi, ketika ia telah gagal keluar dari daratan padang pasir ini, gundukan pasir menimpanya dari atas dirinya dan ia mati dalam neraka. Lalu rubah-rubah, anjing-anjing liar, tikus-tikus besar akan memangsa jasadnya. Manusia datang ke padang pasir kehidupan dengan sifat-sifat neraka, dan neraka menunggunya disana, siap untuk memangsanya.
Sayangku, cucu-cucuku. Kita harus berenang menyeberangi lautan ilusi, menyeberangi padang pasir kehidupan, dan menaiki gunung bebatuan dari pikiran. Kita harus menghindar dari semak-semak berduri yang merupakan sifat-sifat beracun yang berkembang didalam pikiran kita. Kita harus menghindar dari sifat jahat yang menyambar untuk memangsa kita, dan dari rubah-rubah, anjing-anjing liar, burung bangkai, singa-singa, harimau-harimau, dan beruang yang siap untuk mencabik tubuh kita. Kita harus menghindar dari setan yang berkeinginan amat besar untuk menelan kita.
Anakku, pada perjalanan ini kita belajar betapa sulitnya kehidupan di padang pasir. Tetapi kaum nomad yang kita temui tidak mengalami kesulitan yang berarti. Mereka sangat bahagia hidup disini, karena mereka mengetahui bagaimana untuk bertahan hidup di tanah yang tandus dan kering ini. Mereka memiliki unta-unta dan kuda-kuda untuk membawa mereka di padang pasir, mereka memiliki tenda yang memberi mereka tempat berlindung, dan mereka mengetahui bagaimana dan dimana untuk mencari makanan. Mereka bisa memberi kita kenyamanan dan menunjukkan kita bagaimana menemukan air. Kita menderita karena kehausan, karena kita tidak menyadari bahwa terdapat air di tempat kita berjalan. Tetapi mereka mengetahui.
Cucu-cucuku, sebagaimana ada manusia yang mengetahui bagaimana untuk hidup di padang pasir, terdapat beberapa manusia bijak yang mengetahui bagaimana caranya menjelajahi padang pasir kehidupan. Manusia yang bijak tidak menemukan kesulitan dalam perjalanan ini, karena ia berjalan pada keimanan, keteguhan, kebenaran, kebersamaan, dan cinta. Dia berjalan pada kearifan, sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan Tuhan, yang dapat bergerak sangat cepat. Anakku, manusia seperti itu akan membantu memudahkan perjalananmu dengan menawarimu bentuk perjalanan yang sama.
Sebagaimana suku nomad bisa memberitahu dimana kita dapat menemukan makanan dan air, manusia bijak bisa memberitahu kita dimana menemukan kebenaran. Dia bisa menunjukkan kepada kita bagaimana untuk meringankan kelelahan, kelaparan, kehausan dan bagaimana membuat perjalanan kita menjadi mudah. Dia akan menjelaskan dan menunjukkan setiap jalan dan setiap langkah yang ada diperjalanan. Dia akan menunjukkan kepada kita bagaimana caranya menyeberangi lautan ilusi, bagaimana menyeberangi padang pasir kehidupan, dan bagaimana untuk menghindar dari binatang ketidaktahuan. Dia akan menunjukkan kepada kita, “Ini adalah sifat-sifat baik, Ini adalah sifat bijak, inilah Tuhan.” Manusia bijak akan mengajarkan kepada kita bagaimana menjalani hidup kita, bagaimana menghalau ketidaktahuan dan menghindari kecelakaan, bagaimana menghindar dari angin topan, dan akhirnya bagaimana mencapai kebebasan bagi jiwa kita dan membangun hubungan menuju Tuhan. Manusia bijak mengetahui semua ini. Dan ketika kau berjalan bersamanya menyeberangi padang pasir kehidupan, kau akan menemukan perjalananmu lebih mudah karena bantuannya.
Sayangku, cucu-cucuku, tolong pikirkan dalam-dalam tentang hal ini. Kau harus menemukan manusia bijak seperti ini, seseorang yang telah menyeberangi padang pasir ini dan mengetahui jalannya. Dia akan menolongmu pada setiap jalan. Sangatlah sulit untuk menemukan manusia sejati. Hal ini telah terbukti dimasa lalu, terbukti di masa sekarang, dan akan tetap terbukti di masa yang akan datang. Memang sulit untuk menemukan seseorang yang mengetahui jalannya. Juga cukup sulit untuk menemukan makanan dan air yang kau butuhkan, tetapi kamu harus belajar bagaimana caranya. Kau jangan berharap keajaiban untuk membantumu. Apa gunanya keajaiban jika kau tidak bisa keluar dari padang pasir?
Cucu-cucuku, padang pasir kehidupan penuh dengan binatang-binatang. Jika kau tidak melewati padang pasir ini, kau akan mati dan menjadi makanan untuk rubah-rubah dan setan. Tetapi jika kamu menemukan manusia yang bijak, kau akan berhasil dalam menyeberangi padang pasir kehidupanmu dengan kebahagiaan, cinta dan kegembiraan. Itu adalah keajaiban yang sebenarnya. Keajaiban yang terjadi didalam diri, bukan sesuatu yang orang-orang melakukannya dari luar. Tolong mengerti hal ini, cucu-cucuku. Semoga Tuhan memberimu kearifan dan kejernihan hati untuk melakukan ini. Amin. @@@
IHDINASHIROTOL MUSTAQIM
by Bagong Suwung
jimtomang@gmail.com
Saudaraku…Dalam kehidupan sehari hari kita sering di hadapkan kepada banyak persoalan dari yang ringan, sedang maupun yang berat, baik itu masalah yang berhubungan dengan kebutuhan ekonomi, menderita sakit atupun masalah masalah lainnya. Yang kadang memaksa seseorang bertindak irasional, bodoh, konyol, nekat atau apapun istilahnya. Misalnya berbuat nekat seperti menipu, mencuri bahkan merampok, mendatangi tempat tempat tertentu yang di anggap dapat memberikan solusi atau mendatangi sesorang yang di anggap mempunyai kemampuan tertentu yang bisa memberikan jalan keluar baginya. Parahnya lagi bukannya mendapat solusi justru menambah beban atau memperparah masalah yang kita hadapi. Karena minimnya pemahaman agama seseorang bisa berbuat yang tidak masuk akal bahkan boleh dikatakan menyekutukan Tuhan di pandang dari sudut agama.
Kita sebagai seorang muslim seharusnya sadar dan kembali kepada jalan Allah, bukankah Allah lewat firmanNya dalam Qs. Al Baqoroh; 45-46 telah mengajari kita
45. Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, 46. (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.
Allah telah memberikan kita isyarat dalam menghadapi menghadapi segala masalah yang sedang kita hadapi “ jadikanlah sabar..” Pemahaman sabar disini bisa dikaji dari berbagai sudut pandang disiplin ilmu akan tetapi intinya adalah apapun yang dapat menjadikan seseorang untuk tetap taat dan patuh pada Tuhannya itulah sabar. Sabar bisa berupa menjaga sholat fardlu, sholat malam puasa sunnah, menuntut ilmu ataupun lainnya. Dan “ ..dan sholat ..” di sini bisa kita artikan secara harfiah [ sebagai mana kita menjalankannya sehari hari] dan maknawi, secara maknawi sholat bisa di artikan ingat pada Allah [ dirikanlah sholat untuk mengingatku} mengingat bisa berupa dzikir lisan, qolby maupun perbuatan.
Menjauhi larangan dan menjalankan perintah Tuhan termasuk dzikir [sholat] selanjutnya janji Allah “..sebagai penolongmu..” disini ada petunjuk bahwa dengan sabar dan sholat Tuhan menjanjikan pertolongan segala masalah yang sedang kita hadapi, yang tentunya bentuk pertolongannya adalah dalam ilmu Allah yang kadang kita tidak dapat merasakan secara langsung. Selanjutnya “ dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang orang yang khusyu’..” khusyu di sini maksudnya adalah taat. Memang secara pribadi bagi saya yang demikian itu sangatlah berat karena keinginan keinginan duniawi untuk pemenuhan nafsu yang menghalangi kita untuk khusyu [semoga Allah menolong kita]
Mungkin selama ini kita berasumsi khusyu adalah sebagaimana halnya yang kita dengar seperti kisah Sayiddina Aly kwj saat beliau terkena anak panah dalam sebuah peperangan melawan kaum kafir, beliau meminta shohabat lainnya untuk mencabut anak panahnya saat beliau mengerjakan sholat, sungguh luar biasa beliau tidak merasakan sama sekali saat anak panah di cabut. Yang demikian itu adalah karena tingkat kekhusyu’an beliau. Namun kita juga pernah mendengar Rosulullah SAW saat sholat memperpanjang sujudnya karena cucu beliau menaiki punggung beliau dan beliau mempercepat sholatnya karena mendengar cucu beliau menangis. Apakah ini berarti Sayiddina Aly lebih khusyu dari Rosulullah Saw, tentunya tidak bukan? Karena Rosulullah Saw adalah pemilik maqom KEHAMBAAN yang paling sempurna dari semua makhluk Allah. Jadi jelaslah bahwa khusyu adalah taat {Quran} sedangkan khusyu yang terjadi pada Sayiddina Aly adalah tingkatan karena ilmu dan pertolongan Allah SWT. Jadi sebagaimana kita orang awam melaksanakan sholat adalah bentuk nyata dari khusyu itu sendiri, sekarang tinggal bagaiman kita meningkatkan kualitas kekhusyu’an kita.
Selanjutnya “ .. orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya” di jelaskan lagi bahwa orang orang yang yakin, yakin akan apa? Yakin akan datangnya kematian dan yakin akan hari kebangkitan dimana seluruh makhluk Allah SWT di mintai pertanggung-jawaban akan amanah yang telah di berikan oleh Allah SWT. Tentunya orang orang yang percaya akan itu benar benar mempersiapkan pribadinya untuk menghadapi apa yang telah di janjikanNya, dengan banyak mengingat kematian menjadikan seseorang menjadi Qona’ah [nrimo,jawa] sehingga menyetujui apapun yang menjadi kehendak Allah. Dengan Qona’ah tidak lagi ada perbuatan perbuatan yang melanggar dari apa yang di larang dan di perintahkanNYA. Semoga Allah selalu memberikan kita pertolongan. qqq dan kebaikan yang sempurna. Allhumma amin. @@@
jimtomang@gmail.com
Saudaraku…Dalam kehidupan sehari hari kita sering di hadapkan kepada banyak persoalan dari yang ringan, sedang maupun yang berat, baik itu masalah yang berhubungan dengan kebutuhan ekonomi, menderita sakit atupun masalah masalah lainnya. Yang kadang memaksa seseorang bertindak irasional, bodoh, konyol, nekat atau apapun istilahnya. Misalnya berbuat nekat seperti menipu, mencuri bahkan merampok, mendatangi tempat tempat tertentu yang di anggap dapat memberikan solusi atau mendatangi sesorang yang di anggap mempunyai kemampuan tertentu yang bisa memberikan jalan keluar baginya. Parahnya lagi bukannya mendapat solusi justru menambah beban atau memperparah masalah yang kita hadapi. Karena minimnya pemahaman agama seseorang bisa berbuat yang tidak masuk akal bahkan boleh dikatakan menyekutukan Tuhan di pandang dari sudut agama.
Kita sebagai seorang muslim seharusnya sadar dan kembali kepada jalan Allah, bukankah Allah lewat firmanNya dalam Qs. Al Baqoroh; 45-46 telah mengajari kita
45. Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, 46. (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.
Allah telah memberikan kita isyarat dalam menghadapi menghadapi segala masalah yang sedang kita hadapi “ jadikanlah sabar..” Pemahaman sabar disini bisa dikaji dari berbagai sudut pandang disiplin ilmu akan tetapi intinya adalah apapun yang dapat menjadikan seseorang untuk tetap taat dan patuh pada Tuhannya itulah sabar. Sabar bisa berupa menjaga sholat fardlu, sholat malam puasa sunnah, menuntut ilmu ataupun lainnya. Dan “ ..dan sholat ..” di sini bisa kita artikan secara harfiah [ sebagai mana kita menjalankannya sehari hari] dan maknawi, secara maknawi sholat bisa di artikan ingat pada Allah [ dirikanlah sholat untuk mengingatku} mengingat bisa berupa dzikir lisan, qolby maupun perbuatan.
Menjauhi larangan dan menjalankan perintah Tuhan termasuk dzikir [sholat] selanjutnya janji Allah “..sebagai penolongmu..” disini ada petunjuk bahwa dengan sabar dan sholat Tuhan menjanjikan pertolongan segala masalah yang sedang kita hadapi, yang tentunya bentuk pertolongannya adalah dalam ilmu Allah yang kadang kita tidak dapat merasakan secara langsung. Selanjutnya “ dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang orang yang khusyu’..” khusyu di sini maksudnya adalah taat. Memang secara pribadi bagi saya yang demikian itu sangatlah berat karena keinginan keinginan duniawi untuk pemenuhan nafsu yang menghalangi kita untuk khusyu [semoga Allah menolong kita]
Mungkin selama ini kita berasumsi khusyu adalah sebagaimana halnya yang kita dengar seperti kisah Sayiddina Aly kwj saat beliau terkena anak panah dalam sebuah peperangan melawan kaum kafir, beliau meminta shohabat lainnya untuk mencabut anak panahnya saat beliau mengerjakan sholat, sungguh luar biasa beliau tidak merasakan sama sekali saat anak panah di cabut. Yang demikian itu adalah karena tingkat kekhusyu’an beliau. Namun kita juga pernah mendengar Rosulullah SAW saat sholat memperpanjang sujudnya karena cucu beliau menaiki punggung beliau dan beliau mempercepat sholatnya karena mendengar cucu beliau menangis. Apakah ini berarti Sayiddina Aly lebih khusyu dari Rosulullah Saw, tentunya tidak bukan? Karena Rosulullah Saw adalah pemilik maqom KEHAMBAAN yang paling sempurna dari semua makhluk Allah. Jadi jelaslah bahwa khusyu adalah taat {Quran} sedangkan khusyu yang terjadi pada Sayiddina Aly adalah tingkatan karena ilmu dan pertolongan Allah SWT. Jadi sebagaimana kita orang awam melaksanakan sholat adalah bentuk nyata dari khusyu itu sendiri, sekarang tinggal bagaiman kita meningkatkan kualitas kekhusyu’an kita.
Selanjutnya “ .. orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya” di jelaskan lagi bahwa orang orang yang yakin, yakin akan apa? Yakin akan datangnya kematian dan yakin akan hari kebangkitan dimana seluruh makhluk Allah SWT di mintai pertanggung-jawaban akan amanah yang telah di berikan oleh Allah SWT. Tentunya orang orang yang percaya akan itu benar benar mempersiapkan pribadinya untuk menghadapi apa yang telah di janjikanNya, dengan banyak mengingat kematian menjadikan seseorang menjadi Qona’ah [nrimo,jawa] sehingga menyetujui apapun yang menjadi kehendak Allah. Dengan Qona’ah tidak lagi ada perbuatan perbuatan yang melanggar dari apa yang di larang dan di perintahkanNYA. Semoga Allah selalu memberikan kita pertolongan. qqq dan kebaikan yang sempurna. Allhumma amin. @@@
DOA IKHTIAR SELAMAT
KI KAPALAPI
Saya ijazahkan untuk sedulur KWA dan bagi yang berminat monggo diamalkan:
BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
SYAHADAT
AYAT KURSI
BADA’TU BI BISMILLAHI RUHI BIHIH TADAT, ILA KASYFI ASRORI BIN BATINIHIN THOWAT, NARUDDU BIKAL A’DAA MIN KULLI WIJHATIN, WA BIL ISMI NARMIHIM, MINAL BU’DI BISY SYATAT, WA ASHMIM WA ABKIM TSUMMA A’MI A’DUWANA, WAKHRUS HUM YA DZAL JALALI BI HA USAMAT
99 X Selama 7 Hari. @@@
Saya ijazahkan untuk sedulur KWA dan bagi yang berminat monggo diamalkan:
BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
SYAHADAT
AYAT KURSI
BADA’TU BI BISMILLAHI RUHI BIHIH TADAT, ILA KASYFI ASRORI BIN BATINIHIN THOWAT, NARUDDU BIKAL A’DAA MIN KULLI WIJHATIN, WA BIL ISMI NARMIHIM, MINAL BU’DI BISY SYATAT, WA ASHMIM WA ABKIM TSUMMA A’MI A’DUWANA, WAKHRUS HUM YA DZAL JALALI BI HA USAMAT
99 X Selama 7 Hari. @@@
ILMU KARANG,PUJI DINO,PENGASIHAN SARIMBUN
Ki Cipto Husodo
Purboleksonojati@yahoo.co.id
081575071646
asswrwb…
Nyuwun sewu kepareng matur ki cipto husodo saking tlatah ungaran dateng ki wong alus kulo bade derek nyebaraken pituture tiyang sepah rumiyin ingkang adiluhung kersane mboten ical utawi sumingkir mergi jaman modern nuwun.
Dengan ini saya ijazakan ilmu karang dan dll kepada sedulur-sedulur blog kampus wong alus untuk digunakan sebagaimana perlunya tidak menyimpang dari ajaran agama. Semoga menjadi ilmu ingkang manfaat. Menawi ajeng ngamalaken nyuwun hadiah fatekah dating guru kulo,bapak Madri dusun rowo branten gemuh kendal
ILMU KARANG
“Ilmu karang kulo nyuwun puji dzat kulo boten gadah doyo punopo punopo kulo nyuwunkakuwasane pangeran badan kulo kagerakno sedoyo saking kersaneng pangeran sejatos sejato sejatos.
Ya Allah gusti kulo nyuwun………..”
Ilmu Ini insya allah Dpt digunakan untuk Serba Guna
1. Untuk melacarkan rejeki dibaca 100 x sehabis sholat mahrib dan subuh
2. untuk tameng awak di baca 1 x ketika ketika keluar rumah atau ketika menghadapi mungsuh
3. untuk mengobati orang dibaca 1 x baru nerapi atau dibacakan di air lalu diminumkan dll.
4. untuk mendatangkan hajat dibaca 100 x.
PUJI DINO
“Kaki dino nini dino aku duwe sejoni ewang ewangono awakku sak sodo lanang nedyo lek wulak walik sijabang bayine..….dadi siji marang atiku lungo katon teko katon katon karoro atine…..teko welas teko asih asih karo sijabang bayine…….lailahaillah muhamadurosullah”
Di gunakan untuk pengasihan,baik jualan maupun memikat orang lain caranya:
1. biar di senangi pimpinan dibacakan di menyan madu kemudian digerus disebarkan jala dimana pimpinan sering lewat
2. untuk memikat wanita malam habis sholat hajat baca amalan ini kosentrasi bayangkan yang dituju atau mendadak bisa dibaca kalau pas bertemu
3. Tata lakunya puasa biasa 3 hari. Cara mengamalkannya kalau contoh hari senin(kaki senin nini senin)contoh hari selasa(kaki selasa nini selasa) aku duwe sejo…………
PENGASIHAN SARIMBUN
Ilmu pengasihan yg hanya memerlukan istiqamah saja dlm mengamalkannya dgn tatalaku yg mudah. semoga membawa berkah dan manfaat. amin.
“Sarimbun sarining jagat gumilang cahyaku,murub mubyar cemlorot koyok lintang ndaru,sopo ndeleng sopo ndulu marang badan seliroku teko welas teko asih,teko tunduk teko wedi lanang wadon gede cilik tuwo enom keno perbawaku”.
Sambil membasuh muka membaca “Allahu Akbar 3x”
Manfaat:
1)Awet muda
2)menambah wibawa/kharisma
3)Wajah bersinar
Caranya dibaca ketika habis bangun tdr dan ambil air utk cuci muka.
Purboleksonojati@yahoo.co.id
081575071646
asswrwb…
Nyuwun sewu kepareng matur ki cipto husodo saking tlatah ungaran dateng ki wong alus kulo bade derek nyebaraken pituture tiyang sepah rumiyin ingkang adiluhung kersane mboten ical utawi sumingkir mergi jaman modern nuwun.
Dengan ini saya ijazakan ilmu karang dan dll kepada sedulur-sedulur blog kampus wong alus untuk digunakan sebagaimana perlunya tidak menyimpang dari ajaran agama. Semoga menjadi ilmu ingkang manfaat. Menawi ajeng ngamalaken nyuwun hadiah fatekah dating guru kulo,bapak Madri dusun rowo branten gemuh kendal
ILMU KARANG
“Ilmu karang kulo nyuwun puji dzat kulo boten gadah doyo punopo punopo kulo nyuwunkakuwasane pangeran badan kulo kagerakno sedoyo saking kersaneng pangeran sejatos sejato sejatos.
Ya Allah gusti kulo nyuwun………..”
Ilmu Ini insya allah Dpt digunakan untuk Serba Guna
1. Untuk melacarkan rejeki dibaca 100 x sehabis sholat mahrib dan subuh
2. untuk tameng awak di baca 1 x ketika ketika keluar rumah atau ketika menghadapi mungsuh
3. untuk mengobati orang dibaca 1 x baru nerapi atau dibacakan di air lalu diminumkan dll.
4. untuk mendatangkan hajat dibaca 100 x.
PUJI DINO
“Kaki dino nini dino aku duwe sejoni ewang ewangono awakku sak sodo lanang nedyo lek wulak walik sijabang bayine..….dadi siji marang atiku lungo katon teko katon katon karoro atine…..teko welas teko asih asih karo sijabang bayine…….lailahaillah muhamadurosullah”
Di gunakan untuk pengasihan,baik jualan maupun memikat orang lain caranya:
1. biar di senangi pimpinan dibacakan di menyan madu kemudian digerus disebarkan jala dimana pimpinan sering lewat
2. untuk memikat wanita malam habis sholat hajat baca amalan ini kosentrasi bayangkan yang dituju atau mendadak bisa dibaca kalau pas bertemu
3. Tata lakunya puasa biasa 3 hari. Cara mengamalkannya kalau contoh hari senin(kaki senin nini senin)contoh hari selasa(kaki selasa nini selasa) aku duwe sejo…………
PENGASIHAN SARIMBUN
Ilmu pengasihan yg hanya memerlukan istiqamah saja dlm mengamalkannya dgn tatalaku yg mudah. semoga membawa berkah dan manfaat. amin.
“Sarimbun sarining jagat gumilang cahyaku,murub mubyar cemlorot koyok lintang ndaru,sopo ndeleng sopo ndulu marang badan seliroku teko welas teko asih,teko tunduk teko wedi lanang wadon gede cilik tuwo enom keno perbawaku”.
Sambil membasuh muka membaca “Allahu Akbar 3x”
Manfaat:
1)Awet muda
2)menambah wibawa/kharisma
3)Wajah bersinar
Caranya dibaca ketika habis bangun tdr dan ambil air utk cuci muka.
Langganan:
Postingan (Atom)